Tuesday, May 25, 2010

Cara Isi Dan Beli Token PLN (Prabayar) Di ATM Mandiri

Saya sempat kebingungan saat ini ngin membeli pulsa untuk listrik rumah yang baru saja saya tempati. Yang di berikan pihak develover hanya buku manual dari PLN untuk melakukan pengisian token dan no id pelanggan pada smart card.

Sebelum membeli Voucher via ATM sebaiknya kita mengetahui kapan Pulsa PLN kita akan habis melalui lampu indikator yang ada pada meteran.
  1. Lampu indikator Hijau = Credit masih sangat banyak.
  2. Lampu indikator Kuning = Credit masih cukup banyak.
  3. Lampu indikator Merah = Credit sudah hampir habis.
  4. Lampu indikator Merah (Berkedip) = Credit sudah sangat kritis (+bunyi buzzer).
Karena saya menggunakan Bank Mandiri, saya akan membantu memberikan cara pembelian Tokennya:
  1. Setelah Masuk Menu Utama Pada Mesin ATM Mandiri Pilih Pembayaran/Pembelian.
  2. Pilih MultiPayment, maka akan muncul kode yang harus diisikan. (Apabila ingin melihat kode silahkan pilih Kode dan cari kode jenis transaksi PLN Prabayar).
  3. Apabila telah menemukan kodenya inputkan kode layanannya. (Kode untuk PLN Prabayar adalah 30300)
  4. Lanjutkan dengan mengisikan 11 Digit No Id pelanggan Anda.
  5. Kemudian isikan jumlah Token Yang ingin di beli, untuk nilai tertentu (Rp.20000, Rp.50000,Rp.100000, Rp.250000,Rp.500000). Sedangkan untuk jumlah bebsa/Flexibel (Rp.20000 s/d Rp.1000000).
  6. Pilih Salah satu angka yang Sesuai dengan Jumlah Token Nominal yang kita inputkan
  7. Proses Beli Token Selesai Ditambah Admin Bank Rp.2500.
Sekarang anda sudah siap untuk melakukan ISI ulang pada Mesin Meteran PLN Anda. Caranya gampak kok. Hanya memasukan 20 Digit No Voucher Token kemudian di Enter (Jangan lupa no seri kWh meter yang tertera pada voucher listrik harus sama dengan no seri kWh meter yang terpasang di meteran kita) . Apabila Proses Sukses Maka lampu indikator akan menunjukan warna hijau dan LCD meter akan menunjukan SS (artinya voucher diterima oleh meter) dan 30000kWh (jumlah voucher yang sudah dimasukan adalah sebesar 30000kWh).



Ada Keterangan Bagus Nich Dari Blog Natazya:

First of all, tarif per kWh listrik prabayar itu sama dengan pascabayar. Kenapa bisa disebut lebih murah, karena listrik prabayar bebas biaya administrasi, abonemen, De eS Be.

Pemakaian 30 kWh dalam 3 hari? Wajar-wajar aja kok. Rumahku perhari menghabiskan 8-12 kWh. Apa saja yang saya pakai sehari2? TV yang menyala dari jam 8 pagi sampai jam 12 malam, 4 lampu 18 watt yang pasti menyala dari jam 7 malam sampai 7 pagi (atau tergantung si empunya rumah bangun jam berapa), plus beberapa lampu 40 watt yang menyala sekali2, sebuah kulkas 170 watt, mesin cuci 300 watt yang dipakai selama 1 jam tiap hari, AC 1/2PK yang beroperasi 2-3 jam per hari, belom lagi charger handphone dan setrika. Waktu pascabayar, tiap bulan saya bayar 120-140 ribu, sekarang saya cukup bayar voucher 100 ribu per bulan. Murah mana?

Sekali lagi, 30 kWh per 3 hari itu wajar… tapi memang terlihat jadi ga wajar kalau liat peralatan yang dirimu pake…yuk dihitung
3 lampu 18 watt menyala 12 jam = 3 x 0.018 x 12 = 0.648 kWh
Saya tidak tahu CPU Vei pakai yang berapa watt, 250 atau 500, tapi mari asumsikan yang 250 watt
CPU beroperasi 12 jam = 0.25 x 12 = 3 kWh
CPU beroperasi 24 jam = 0.25 x 24 = 6 kWh
itu kalau 250 watt, kalau 500 watt lain lagi. Ingat kan kalau 1 kiloWatt = 1000 watt?
alat yang lain hitung sendiri ya bu, bisa kan? itu hitungan per hari ya, kalau 3 hari berarti dikalikan 3. Hasilnya dijumlah aja. Nanti silahkan dilihat apakah benar pemakaian listriknya 30 kWh selama 3 hari itu. Kalau pengalaman saya sih kWh yang saya pakai sesuai dengan hitungan saya. Kalau ternyata dirimu tidak sesuai, barulah drimu patut mencurigai instalasi listrik anda. Jangan salah, pencurian listrik itu banyak banget loh, hati-hati, mereka tidak peduli kalau tertangkap basah nantinya, toh mereka sudah menikmati apa yang mereka curi.

Soal beli vouchernya susah sepertinya semua juga seperti itu bu. Bukankah dulu waktu telepon seluler baru keluar masyarakat sangat susah mendapatkan yang namanya voucher? Sekarang sudah mudah karena pemakainya sudah banyak. Nah, demikian juga dengan listrik prabayar, InsyaAllah dengan berkembangnya pemakai maka pelayanan akan makin dipermudah. Untuk sementara, mohon kesabaran dan pengertiannya ya.

Semoga pandangan buruk anda soal listrik prabayar bisa berubah.