Monday, September 17, 2007

100 Dengan 50

Mengapa dengan 100 kita bisa kekurangan tetapi dengan 50 kita bisa hidup... !!! Membuat Saya merenung kata2 seorang bapak yang duduk disebelah saya pada saat kereta senja utama jogja berjalan cepat untuk ke Jakarta.

Prihatin mungkin salah satu pilihan yang tepat untuk menjawab pertanyaan bapak tadi...