Tuesday, December 29, 2015

Kembali Lagi Pada Suzuki Vitara 4x4

Sedikit aneh apabila saya meninggalkan mobil yang dirasa paling nyaman pada saat dikendarai ke kebun. Setelah mobil kesayangan Suzuki Vitara Tahun 92 dijual dikarenakan adanya kebutuhan mendesak, kangen akan mobil Suzuki Vitara itu kembali menghantui tidur saya. *lebay...

Singkat kata singkat cerita dengan restu dan izin Istri tercinta bertemulah saya dengan Vitara 4x4 Tahun 93, macem ketemu wanita yang bodynya bohai tanpa basa basi langsung saja Saya pinang dengan dana tunai tentunya, agar segera dapat saya tunggangi. Yeah.... 

Suzuki Vitara 4x4 Tahun 93

Setelah mobil ditangan orang yang baik, langsunglah Vitara ini dibawa ke bengkel cat untuk mengeluarkan Aura Kasih Suzuki Vitara 4x4 yang dirasakan masih belum keluar *perlu digosok sepertinya nich mobil.

Dikarenakan auranya belum keluar, diperlukan perbaikan & peremajaan tampilan yang layak bagi penggunanya. Dimulai dengan perbaikan cat dengan membubuhkan warna grey sesuai dengan BPKB kendaraan ini. *Klo yang gambar dibawah di foxy yak.

Proses Foxy

Dibarengi dengan perbaikan becked, penggantian karpet dasar, plafond dan doortrim agar terasa nyaman kembali saat pengendara & penumpang nyaman mengendarai kendaraan ini.


Desain Interior Dalam

Setelah dilakukan perbaikan interior bagian dalam, dilakukan juga perbaikan terhadap komponen pendingin mobil yang mengalami kerusakan berupa kompresor jebol (dibilang penjualnya sich masih bagus, cuman kurang freon doank). 

Kondisi Ruang Mesin VES Gen 1

Penggantian Velg dan Penambahan Cover untuk gardan depan dan tangki BBM mutlak dilakukan agar tampilannya menjadi macho. Dana yang dikeluarkan tentunya tidak sedikit agar kepuasan hati dapat terobati. *Ndak Sadar ATM Jebol... Maaf Ya Mamah Noel Yang Ngedumel Mulu

Cover Tangki BBM

Kurang lebih dua bulan perbaikan kendaraan ini dilakukan baik untuk performa maupun untuk memperkokoh kaki-kaki. Banyak pelajaran yang diambil dari membangun kendaraan ini sampai akhirnya saat kendaraan selesai dan siap untuk digunakan dihadapkan dengan pilihan antara menjual atau tetap memakainya.

Suzuki Vitara Gen 1 4x4 Tahun 1993

Wednesday, July 15, 2015

Modifikasi Kompresor AC Suzuki Karimun New Estilo

Sabtu siang di awal bulan Juli 2015 terjadi masalah pada kompresor AC Suzuki Karimun New Estilo milik Istri yang mengeluarkan bunyi tidak sedap... Ngorok istilah para punggawa bengkel AC.

Singkat cerita keliling Balikpapan ternyata komresor AC yang dibutuhkan memerlukan waktu indent untuk dikirim dari jakarta kurang lebih 3 s.d 5 hari kerja. Hal yang tidak menyenangkan apabila harus indent padahal kendaraan digunakan untuk operasional harian, tanpa AC di siang hari di kota yang berada tidak jauh dari Garis Katulistiwa rasanya gimana gitu....

Senin subuh dengan pertimbangan sekalian ngantor saya coba ke Samarinda untuk melakukan reparasi di kota ini, ternyata hal yang sama terjadi di kota ini, kompresor musti indent dan disarankan oleh bengkel rekanan AC BERES Suzuki  untuk mengganti kompresor yang tadinya menggunakan mekanisme rotary menjadi metode piston dengan menggunakan Kompresor AC Xenia 1000 CC dengan biaya yang jauh lebih murah dari kompresor original yang gampang sekali kembali rusak.

Teknisi Melepas Kompresor Original

Kompresor Original

Mau tidak mau dan suka tidak suka akhirnya Kompresor AC nich mobil di modifikasi pada Bengkel Sentosa Teknik AC Samarinda dengan biaya yang dibutuhkan +- 4 Juta (Kompresor, Bracket & Jasa Membersihkan Komponen AC).

Bracket & Pulley Escudo

Apabila kita menggunakan Kompresor Xenia 1000 CC, komponen tambahan yang dibutukan yaitu bracket, fan belt dan mengganti pulley original dengan menggunakan pulley Suzuki Escudo hal ini dikarenakan pulley Xenia tidak berulir. Sedangkan untuk hose tidak perlu dilakukan penggantian.

Kompresor Xenia 1000 CC Terpasang

Dengan digunakannya Kompresor Xenia 1000 CC, AC tetap terasa sejuk dan sendatan yang terjadi pada saat AC menyala dan delay dirasakan tidak terasa (Kemungkinan Karena Pulley di Kompresor Lebih Besar / Pengaruh Kompresor dengan Menggunakan Piston), pada saat berkendaraan dengan AC On, mobil dirasakan menjadi sedikit lebih berat  & tarikannya berbeda dengan menggunakan kompresor tipe rotary. Untuk konsumsi BBM belum dilakukan pengetesan karena baru saja dilakukan penggantian. (Akan Ditambahkan Ulasannya)

Untuk daerah yang kesulitan spare part Suzuki dan gampang spare part Mobil Sejuta Umat tidak ada salahnya untuk mencoba memodifikasi kompresor AC Nya apabila mengalami kerusakan dengan dikerjakan oleh teknisi yang ahli dibidangnya.

Thursday, July 09, 2015

Karimun Estilon (MIUN) Sahabat VITA

Heran dah bikin judul kenapa selalu ndak pernah nyambung dengan obyek tulisannya, heh... bukan hanya judul tapi tulisannya suka ndak nyambung antah berantah ngawur ngidul...

Baik, kita kembali pada topik bahasan sesuai judul diatas, yaitu membicarakan MIUN Sahabat VITA maksudnya Suzuki Karimun Estilo yang punya teman di garasi rumah dengan Suzuki Vitara.

Klo sudah pernah baca artikel sebelumnya "Setelah Katy kini Vita" pasti sedikit paham atau pura-pura paham atau sama sekali ndak paham kenapa saya membahas MIUN. Hedeh....

Suzuki Karimun Estilo (2010)

Suzuki Karimun Estilo lansiran tahun 2010 yang saya beli merupakan kendaraan Operasional Terbatas. Cieeee..... Pakai istilah Operasional Terbatas macem perusahaan aja. Hiiiii..... Disebut seperti itu karena kendaraan ini hanya digunakan keluarga saya aja. Wkwkwkwk..... Dipikir apa hayo maksudnya!!!

Sebelum terpikat dengan nich mobil sebenarnya bugjed yang disiapkan untuk kendaraan Istri tidak lebih dari +- 50 Juta (Biar Cicilannya Ringan Macem Mobilnya) sehingga diharapkan kendaraan yang didapatkan dapat dimaksimalkan penggunaanya. Halah... Mobil cuman dipake Rumah - Kantor aja dimaksimalkan. #colek istri

Suzuki Karimun (2002) Incaran Sebenarnya - Karlo 

Dengan mempertimbangkan umur kendaraan, model dan efisensi bahan bakar akhirnya bugjed yang dianggarkan sedikit dibengkakan guna mendapatkan Suzuki Karimun yang jauh lebih muda usianya sehingga tidak terlalu terlalu jauh perbandingannnya dengan New Karimun Wagon yang saat ini telah menggantikan model sebelumnya yaitu Suzuki Karimun Estilo.

Suzuki Karimun Estilo ini bermesin 3 Silender dengan Kode Mesin K10B yang dirasa sangat membantu keuangan keluarga. Kok Bisa!!! Lah iya Irit Buanget. Konsumsi BBM Nya untuk pemakaian dalam Kota Balikpapan saja 1:18.

Jenis Karimun Estilo ini dirasakan sedikit menyempit dibandingkan versi sebelum dan penerusnya sehingga untuk pasangan muda yang masih pacaran dirasa cocok biar selalu dempet-dempetan. Wkwkwkwkwk....

Modifikasi yang dilakukan untuk mempercantik pun dilakukan agar mobil dan pengendaranya (Istri Saya loh ya yg Cantik) makin terlihat matching / serasi... Klo Saya Ganteng. Dengan mengganti 4 Unit Velg Standart Dengan 4 Velg OEM Splash. Kenapa diganti hanya 4 Velg, klo 6 Velg berarti mobil istri saya kategori Truck.

Sebelum - OEM Standart Ring 13

Sesudah - OEM Suzuki Splash Ring 15

Perjuangan yang tidak gampang untuk mendapatkan Velg OEM Suzuki Splash yang harus dikirim dari Jakarta untuk dipakai di Balikpapan - Kaltim. Velg OEM Suzuki Splash ini berdiameter Ring 15 dibalut Pampers Ban Acellera 15 x 195 - 45 dirasakan masih nyaman dikendarai dengan performa yang sangat baik untuk pemakaian dalam kota. Untuk konsumsi BBM sedikit mengalami peningkatan dikarenakan dilakukannya pembesaran ukuran Velg.

Masih ada beberapa bagian yang menjadi PR untuk segera ditambahkan pada kendaraan ini, seperti Spoiler dan memasang Fog Lamp.  #Colek Istri Lagi...

Dalam hal kenyamana, kendaraan ini dirasa sudah mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari dalam menjalakan aktifitas baik ke Kantor maupun ke Pasar (Dipinjam Nyokap Klo Ini) eh Mall.

Kini garasi yang sempit pun jadi lega untuk ditempati VITA dan MIUN.... Kasian NIA Panas Dingin diluar garasi. Nah loh siapa lagi NIA....

-- Modifikasi Tambahan --

Pesenan Mas_Mun Hitamin Pilar (Stiker)

Tuesday, July 07, 2015

Setelah KATY Kini VITA

Sedikit nyeleneh memang judul yang saya buat untuk tread kali ini, "Setelah Katy Kini Vita" bukan maksud berganti pasangan hidup ya, tetapi tunggangan hidup eh kendaraan operasional yang digunakan untuk menuju kebun peninggalan Alm. Ayah tercinta.

Singkat cerita di bulan Agustus 2014 Si Katy julukan yang kami berikan untuk Katana GX yang sudah disiapkan untuk istri tercinta dijual melalui media koran lokal yang hanya dalam 1 Minggu tayang sudah dilirik penunggang barunya... Bye Katy....

Suzuki Katana GX Tahun 1993 (4x4)

Tanpa menunggu waktu lama, akhirnya Saya dan Istri kembali mengunjungi 1 Per 1 Showroom mobil di Balikpapan & Samarinda yang sekiranya menjajahkan Vita... Maksudnya Suzuki Vitara yang dirasakan dapat membantu Keluarga kami untuk berkendara nyaman dari Rumah ke Kebun yang +- berjarak 23 KM.

Tepat usaha pencarian selama 1 Bulan yang tak kunjung datang, tanpa sengaja atau memang rejekinya si Vita tersembunyi dibalik tongkrongan mobil-mobil yang ada di salah satu Showroom Balikpapan dengan kondisi standart. Tanpa babibu.... langsung disikat nich Suzuki Vitara Lansiran I Tahun 1992.

Suzuki Vitara GLX Tahun 1992 (4x4)

Dengan kondisi mobil yang ala kadarnya dirasa tidak akan mampu untuk dapat masuk ke Kebun di KM 23 dengan kondisi jalan yang Extrem... Itu dulu, klo sekarang jalannya dah mulus... Dengan menggunakan Mobil jenis Sedan saja sudah bisa masuk ke Kebun di KM 23. 

Kebun Karet KM 23

Seperti dengan mobil-mobil yang sudah ada, mobil ini langsung masuk ke bengkel Pak. Budi - DAM untuk dilakukan perbaikan sana-sini dan mendongkrak performance mesin serta meninggikan (lift kit) kaki-kaki yang diantaranya pemasangan  Bumper Modifikasi bagian depan dan belakang, mengganti Velg serta Ban dan tak lupa dilakukan perbaikan Interior untuk kenyamanan berkendaraan. 

Penggantian Kulit Jok, Plafond & Karpet Dasar

Bumper Depan & Protector Biji Depan

Bumper Belakang & Protector Tangki BBM

Untuk urusan mempercantik tampilan mesin Saya mempercayakan bengkel Om Anto - DAM yang masih satu Kelurahan dengan Saya agar pemandangan lusuh tidak tampak lagi pada si VITA.

Kondisi Mesin Yang Bersih & Kering

Lingkar Ban yang digunakan juga sudah mengalami pergantian sebanyak 1x yang awalnya menggunakan Ban Brigstone 235x75x15 dirasa kecil kini diperbesar menjadi 30x9.5x15 dengan menggunakan Ban Hankook Dynapro. 

Suzuki Vitara GLX Modifikasi Offroad

Lama modifikasi +- 9 bulan dari awal membeli tergantung kondisi kantong #rayu istri ah.... saat ini Suzuki Vitara Gen I ini sudah ditambahkan Side Bar dan High Mount Rack yang belum sempat dipasangkan.

Dalam hal kenyaman, berkendaraan bersama Keluarga dengan mengunakan Suzuki Vitara 4x4 Ini tidak usah diragukan lagi apabila dibandingkan dengan menggunakan Suzuki Katana yang bantingan suspensinya dirasakan terlalu keras, gambarannya macem naik kuda, tak diragukan lagi jelas Vita pasti lebih enak. eh...... Suzuki Vitara Yak.

Menginjak usia yang sudah dibilang tidak muda lagi, Suzuki Vitara 4x4 Tahun 1992 Ini dinilai masih bandel untuk diajak ke segala lokasi. Dengan harga pasaran Normal 60 Jt s/d 100 Jt tergantung pada kondisi kendaraan.

Kelar Suzuki Vitara dibangun jadi eh Istri kaga mau makai, alasanya ketinggian dan menyeramkan... Sekarang minta dicarikan MIUN untuk operasional harian ke Kantor... Sudah tahu kira-kira siapa MIUN!!!

Wednesday, September 03, 2014

Perjalanan Menuju Muara Teweh

Tepat bulan Juli tahun 2014 kendaraan tempur sehari-hari yang sudah menemani +- 5 Tahun akhirnya digantikan dengan tunggangan yang baru dengan usia lebih muda +- 1 Tahun saja. Wkwkwkwkwk....


Keinginan untuk menggantikan si biru (Penyebutan Terios TX Elegan Ane) sangat kuat dikarenakan akan sering melakukan perjalanan ke luar kota yang mau tidak mau suka tidak suka harus di datangi yaitu Muarateweh kota di Provinsi Kalimantan Tengah tepatnya pada Kabupaten Barito Utara tempat dimana Ayah dan Istri tercinta di lahirkan ke Dunia.

Dengan mengganti mobil, saya berasumsi akan mendapatkan kenyamanan dalam berkendaraan yang perjalanannya menempuh kurang lebih +- 12 Jam. Coba dibayangkan, gempor kaga bawa mobil selama itu tanpa digantikan supir pengganti. Ah... demi istri tercinta ndak masalah, toh bakalan dapat pijetan juga klo sampai kota tujuan. Wkwkwkwkwk....

Okeh, pilihan mobil jatuh ke Nissan X-Trail 2010 SVT 2.0 yang menurut saya merupakan mobil idaman dengan bugjed pembelian second yang masih masuk akal tambahannya (Tukar Tambah Mobil). Tanpa modifikasi diterima mentah-mentah dengan kondisi standart Saya dan Istri memulai perjalanan pada 27 Juli 2014 Jam 02:00 WIT dari rumah (Balikpapan) dengan menyebrang Ferry melalui pelabuhan Kariangau untuk menuju Penajam +- 1.5 jam Perjalanan melalui jalur laut.

Start dari penajam Jam 04:00 WIT sampai di Kuaro Pukul 06:00 WIT beristirahat sejenak dan melanjutkan perjalanan menuju perbatasan yang ditempuh kurang lebih +- 2 Jam dikarenakan akses jalan provinsi yang rusak.


Dari Perbatasan Kaltim - Kalsel Saya melanjutkan perjalanan menuju Tanjung - Kalsel dengan menempuh jarak +- 80Km dengan kondisi jalan yang Mulus.... Ah, indahnya klo jalan perbatasan Kaltim semulus paha Aura Kasih. *Ngeres Dah

Pukul 09:30WIT sesampainya di Tanjung yang jaraknya dari Penajam +- 200KM Saya beristirahat sejenak menikmati Ayam Bakar Poligami eh Wong Solo (Menurut Info Makan Ayam Bakar Wong Solo Mendukung Poligami, Karena Pemiliknya Berpoligami) Ah... Sudahlah.

Jam 10:30 WIT Saya dan Istri melanjutkan perjalanan menuju perbatasan Kalsel - Kalteng dengan melewati Jalan Perusahaan Adaro (Hauling Road) yang dapat memangkas waktu perjalanan +- 30 Menit sampai ke Perbatasan di Pasar Panas.


Dari Perbatasan Saya dan Istri melanjutkan kembali perjalanan ke Tamiyang Layang, Ampah dan beristirahat sejenak di Tamparak Layung sebelum Sampai ke Muarateweh.


Tidak terasa pukul 14:00 WIB tibalah Saya dan Istri di Muarateweh yang merupakan Kota dengan Icon Durian & Rambutan ini. (Kota buah sepertinya nich).


Dengan menggunakan Nissan X-Trail perjalanan begitu menyenangkan dengan sedikit rasa Capek di badan yang tidak terlalu signifikan (Dipijetin Istri Pas Sampai Tujuan Sich.... Wkwkwkwwk). Pilihan Saya tidak salah untuk menggunakan kendaraan ini dalam menempuh perjalanan jauh. Dalam penggunaan BBM dengan menempuh jarak +- 450KM nich mobil menghabiskan 55 Liter Premium Bersubsidi kurang lebih 350 Ribu. Hedeh....



Jadi inti dari tulisan ini, memuat 3 Poin penting yang harus di pahami dan di mengerti yaitu : 1. Mobil Baru, 2. Jalan ke Muareteweh, 3. Review Nissan X-Trail. Semoga apa yang ditulis dapat menjadi Refrensi memilih mobil.... *Lah apa hubungannya coba....