Tuesday, February 20, 2018

Ganti Kompresor AC Suzuki X-Over / SX4

Suzuki X-Over 2009 merupakan salah satu mobil yang saya impikan disaat kendaraan tersebut melintas diantara kerumunan keramaian Kota Balikpapan dan Samarinda. Panjang ceritanya kenapa saya tertarik dengan mobil tersebut, mungkin karena salah satu warnanya mengingatkan saya pada sambal botol ABC (Orange kemerahan) yang menggoda, tinggal colek.
Suzuki X-Over / SX4 Tahun 2009
Kembali ke permasalahan yang sering dialami Suzuki X-Over / SX4 yaitu begitu seringnya kompresor mobil tersebut mengalami kondisi jebol / ngorok. Hal ini menurut hemat / pendapat saya (nyontek omongan om service AC) dikarenakan posisi kompresor AC yang terlalu dekat dengan intake manifold sehingga panasnya hubungan terlarang tersebut mengakibatkan salah satu alat pendukung penyejuk udara kendaraan tersebut rentan mengalami kerusakan atau yang biasa kita sebut jebol dengan mengeluarkan suara tidak nyaman / mendenging nyaring (ngorok istilahnya). Coba saja anda tidur dengan orang yang sukanya ngorok, dijamin tidur anda pasti tidak akan nyaman.

Perawatan Berkala Diperkukan Untuk Mengganti Filter AC (Dryer Filter Freon)
Pembahasan tentang ngorok kita sudahi sampai diparagraf ke dua saja, selain kompresor ada lagi salah satu alat pendukung yang rentan rusak karena panasnya mesin Suzuki X-Over / SX4 tersebut yaitu Fan AC yang letaknya persis didepan intake manifold (sedangkan kompresor berada disamping intake manifold) yang sering mati / meleleh macem es krim tanpa diketahui pemiliknya. Hal tersebut tentu mengakibatkan kerja kompresor semakin berat dan makin hot dimana panas tersebut bisa mengakibatkan multiflayer efek terhadap rusaknya beberapa kompenen pendukung AC di mobil kita. 

Fan AC Suzuki X-Over / SX4
Dua alat tersebut saling berkaitan dan berhubungan dalam mendukung kinerja komponen AC yang dimiliki Suzuki X-Over / SX4 diluar kemalasan kita untuk melakukan perawatan berkala terhadap kompenen pendukung penyejuk udara (AC) yang dimiliki mobil kita. Apabila kita rajin melakukan perawatan berkala, kemungkinan kompresor jebol atau Fan AC mati tetap akan terjadi sesuai umur part di kendaraan anda. Yang ini seriusan, karena terkadang umur komponen kendaraan kita tidak tahu pasti kapan akan mengalami kerusakan, perawatan berkala dibutuhkan untuk memperpanjang umur komponen tersebut.

Posisi Kompresor dan Fan AC Yang Letaknya Dekat Intake Manifold
Adapun kompresor AC Suzuki X-Over / SX4 original yaitu merk Matsushita / Panasonic Type Rotary klo tidak salah *mohon maaf apabila ada kesalahana penyebutan nama dan gelar. Apabila komponen tersebut rusak dan kita ingin mengganti komponen tersebut dengan original bawaan pabrik, maka kita harus mempersiapkan dana berkisar 5 s.d 6 Juta untuk membeli komponen tersebut diluar biaya pemasangan. Sehingga pilihan lainnya bisa menggunakan kompresor merk Seiko Seiki type rotary yang juga Plug & Play dengan harganya kisaran 2 s.d 3 Juta rupiah dengan performance mesin yang rasanya tidak mengalami perubahan, sesuai kondisi asli, karena sama-sama bertype rotary.

Kompresos Seiko Seiki (Kiri / Kinclong) dan Matsushita (Kanan / Butek) 
Pilihan lain bisa menggunakan kopresor merk Denso type piston milik Suzuki AVP dengan rubahan yang tidak terlalu banyak tapi dengan konsekuensi performace mesin menjadi sedikit lebih berat tarikannya apabila AC dinyalakan. Hal tersebut lumrah dikarenakan kompresor AC yang digunakan menggunakan type piston, tidak sama dengan rekomendasi pabrik yang menggunakan kompresor type rotary. Kenapa saya bilang berat, karena kondisi rubahan ini pernah saya lakukan di Suzuki Estilo 1000 CC dengan menggunakan kompresor Xenia 1000 CC merk Denso type piston. 

Bengkel AC Buana Agung Lestari di Balikpapan (Recomended)
Perbaikan pada kompresor rotary yang rusak / jebol tidak dapat dilakukan, sedangkan type piston masih dapat dilakukan dengan memperhatikan kerusakan yang dialami / masih ada komponen yang dapat dikanibal. Pilihan ada pada kita masing-masing pemilik Suzuki X-Over / SX4 untuk mengganti komponen tersebut apabila mengalami kerusakan, semoga apa yang saya sampaikan dapat menjadi refrensi pengguna Suzuki X-Over / SX4 dalam mengambil keputusan dalam mengganti kompresor AC nya yang rusak.

Tuesday, December 29, 2015

Kembali Lagi Pada Suzuki Vitara 4x4

Sedikit aneh apabila saya meninggalkan mobil yang dirasa paling nyaman pada saat dikendarai ke kebun. Setelah mobil kesayangan Suzuki Vitara Tahun 92 dijual dikarenakan adanya kebutuhan mendesak, kangen akan mobil Suzuki Vitara itu kembali menghantui tidur saya. *lebay...

Singkat kata singkat cerita dengan restu dan izin Istri tercinta bertemulah saya dengan Vitara 4x4 Tahun 93, macem ketemu wanita yang bodynya bohai tanpa basa basi langsung saja Saya pinang dengan dana tunai tentunya, agar segera dapat saya tunggangi. Yeah.... 

Suzuki Vitara 4x4 Tahun 93

Setelah mobil ditangan orang yang baik, langsunglah Vitara ini dibawa ke bengkel cat untuk mengeluarkan Aura Kasih Suzuki Vitara 4x4 yang dirasakan masih belum keluar *perlu digosok sepertinya nich mobil.

Dikarenakan auranya belum keluar, diperlukan perbaikan & peremajaan tampilan yang layak bagi penggunanya. Dimulai dengan perbaikan cat dengan membubuhkan warna grey sesuai dengan BPKB kendaraan ini. *Klo yang gambar dibawah di foxy yak.

Proses Foxy

Dibarengi dengan perbaikan becked, penggantian karpet dasar, plafond dan doortrim agar terasa nyaman kembali saat pengendara & penumpang nyaman mengendarai kendaraan ini.


Desain Interior Dalam

Setelah dilakukan perbaikan interior bagian dalam, dilakukan juga perbaikan terhadap komponen pendingin mobil yang mengalami kerusakan berupa kompresor jebol (dibilang penjualnya sich masih bagus, cuman kurang freon doank). 

Kondisi Ruang Mesin VES Gen 1

Penggantian Velg dan Penambahan Cover untuk gardan depan dan tangki BBM mutlak dilakukan agar tampilannya menjadi macho. Dana yang dikeluarkan tentunya tidak sedikit agar kepuasan hati dapat terobati. *Ndak Sadar ATM Jebol... Maaf Ya Mamah Noel Yang Ngedumel Mulu

Cover Tangki BBM

Kurang lebih dua bulan perbaikan kendaraan ini dilakukan baik untuk performa maupun untuk memperkokoh kaki-kaki. Banyak pelajaran yang diambil dari membangun kendaraan ini sampai akhirnya saat kendaraan selesai dan siap untuk digunakan dihadapkan dengan pilihan antara menjual atau tetap memakainya.

Suzuki Vitara Gen 1 4x4 Tahun 1993

Wednesday, July 15, 2015

Modifikasi Kompresor AC Suzuki Karimun New Estilo

Sabtu siang di awal bulan Juli 2015 terjadi masalah pada kompresor AC Suzuki Karimun New Estilo milik Istri yang mengeluarkan bunyi tidak sedap... Ngorok istilah para punggawa bengkel AC.

Singkat cerita keliling Balikpapan ternyata komresor AC yang dibutuhkan memerlukan waktu indent untuk dikirim dari jakarta kurang lebih 3 s.d 5 hari kerja. Hal yang tidak menyenangkan apabila harus indent padahal kendaraan digunakan untuk operasional harian, tanpa AC di siang hari di kota yang berada tidak jauh dari Garis Katulistiwa rasanya gimana gitu....

Senin subuh dengan pertimbangan sekalian ngantor saya coba ke Samarinda untuk melakukan reparasi di kota ini, ternyata hal yang sama terjadi di kota ini, kompresor musti indent dan disarankan oleh bengkel rekanan AC BERES Suzuki  untuk mengganti kompresor yang tadinya menggunakan mekanisme rotary menjadi metode piston dengan menggunakan Kompresor AC Xenia 1000 CC dengan biaya yang jauh lebih murah dari kompresor original yang gampang sekali kembali rusak.

Teknisi Melepas Kompresor Original

Kompresor Original

Mau tidak mau dan suka tidak suka akhirnya Kompresor AC nich mobil di modifikasi pada Bengkel Sentosa Teknik AC Samarinda dengan biaya yang dibutuhkan +- 4 Juta (Kompresor, Bracket & Jasa Membersihkan Komponen AC).

Bracket & Pulley Escudo

Apabila kita menggunakan Kompresor Xenia 1000 CC, komponen tambahan yang dibutukan yaitu bracket, fan belt dan mengganti pulley original dengan menggunakan pulley Suzuki Escudo hal ini dikarenakan pulley Xenia tidak berulir. Sedangkan untuk hose tidak perlu dilakukan penggantian.

Kompresor Xenia 1000 CC Terpasang

Dengan digunakannya Kompresor Xenia 1000 CC, AC tetap terasa sejuk dan sendatan yang terjadi pada saat AC menyala dan delay dirasakan tidak terasa (Kemungkinan Karena Pulley di Kompresor Lebih Besar / Pengaruh Kompresor dengan Menggunakan Piston), pada saat berkendaraan dengan AC On, mobil dirasakan menjadi sedikit lebih berat  & tarikannya berbeda dengan menggunakan kompresor tipe rotary. Untuk konsumsi BBM belum dilakukan pengetesan karena baru saja dilakukan penggantian. (Akan Ditambahkan Ulasannya)

Untuk daerah yang kesulitan spare part Suzuki dan gampang spare part Mobil Sejuta Umat tidak ada salahnya untuk mencoba memodifikasi kompresor AC Nya apabila mengalami kerusakan dengan dikerjakan oleh teknisi yang ahli dibidangnya.

Thursday, July 09, 2015

Karimun Estilon (MIUN) Sahabat VITA

Heran dah bikin judul kenapa selalu ndak pernah nyambung dengan obyek tulisannya, heh... bukan hanya judul tapi tulisannya suka ndak nyambung antah berantah ngawur ngidul...

Baik, kita kembali pada topik bahasan sesuai judul diatas, yaitu membicarakan MIUN Sahabat VITA maksudnya Suzuki Karimun Estilo yang punya teman di garasi rumah dengan Suzuki Vitara.

Klo sudah pernah baca artikel sebelumnya "Setelah Katy kini Vita" pasti sedikit paham atau pura-pura paham atau sama sekali ndak paham kenapa saya membahas MIUN. Hedeh....

Suzuki Karimun Estilo (2010)

Suzuki Karimun Estilo lansiran tahun 2010 yang saya beli merupakan kendaraan Operasional Terbatas. Cieeee..... Pakai istilah Operasional Terbatas macem perusahaan aja. Hiiiii..... Disebut seperti itu karena kendaraan ini hanya digunakan keluarga saya aja. Wkwkwkwk..... Dipikir apa hayo maksudnya!!!

Sebelum terpikat dengan nich mobil sebenarnya bugjed yang disiapkan untuk kendaraan Istri tidak lebih dari +- 50 Juta (Biar Cicilannya Ringan Macem Mobilnya) sehingga diharapkan kendaraan yang didapatkan dapat dimaksimalkan penggunaanya. Halah... Mobil cuman dipake Rumah - Kantor aja dimaksimalkan. #colek istri

Suzuki Karimun (2002) Incaran Sebenarnya - Karlo 

Dengan mempertimbangkan umur kendaraan, model dan efisensi bahan bakar akhirnya bugjed yang dianggarkan sedikit dibengkakan guna mendapatkan Suzuki Karimun yang jauh lebih muda usianya sehingga tidak terlalu terlalu jauh perbandingannnya dengan New Karimun Wagon yang saat ini telah menggantikan model sebelumnya yaitu Suzuki Karimun Estilo.

Suzuki Karimun Estilo ini bermesin 3 Silender dengan Kode Mesin K10B yang dirasa sangat membantu keuangan keluarga. Kok Bisa!!! Lah iya Irit Buanget. Konsumsi BBM Nya untuk pemakaian dalam Kota Balikpapan saja 1:18.

Jenis Karimun Estilo ini dirasakan sedikit menyempit dibandingkan versi sebelum dan penerusnya sehingga untuk pasangan muda yang masih pacaran dirasa cocok biar selalu dempet-dempetan. Wkwkwkwkwk....

Modifikasi yang dilakukan untuk mempercantik pun dilakukan agar mobil dan pengendaranya (Istri Saya loh ya yg Cantik) makin terlihat matching / serasi... Klo Saya Ganteng. Dengan mengganti 4 Unit Velg Standart Dengan 4 Velg OEM Splash. Kenapa diganti hanya 4 Velg, klo 6 Velg berarti mobil istri saya kategori Truck.

Sebelum - OEM Standart Ring 13

Sesudah - OEM Suzuki Splash Ring 15

Perjuangan yang tidak gampang untuk mendapatkan Velg OEM Suzuki Splash yang harus dikirim dari Jakarta untuk dipakai di Balikpapan - Kaltim. Velg OEM Suzuki Splash ini berdiameter Ring 15 dibalut Pampers Ban Acellera 15 x 195 - 45 dirasakan masih nyaman dikendarai dengan performa yang sangat baik untuk pemakaian dalam kota. Untuk konsumsi BBM sedikit mengalami peningkatan dikarenakan dilakukannya pembesaran ukuran Velg.

Masih ada beberapa bagian yang menjadi PR untuk segera ditambahkan pada kendaraan ini, seperti Spoiler dan memasang Fog Lamp.  #Colek Istri Lagi...

Dalam hal kenyamana, kendaraan ini dirasa sudah mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari dalam menjalakan aktifitas baik ke Kantor maupun ke Pasar (Dipinjam Nyokap Klo Ini) eh Mall.

Kini garasi yang sempit pun jadi lega untuk ditempati VITA dan MIUN.... Kasian NIA Panas Dingin diluar garasi. Nah loh siapa lagi NIA....

-- Modifikasi Tambahan --

Pesenan Mas_Mun Hitamin Pilar (Stiker)

Tuesday, July 07, 2015

Setelah KATY Kini VITA

Sedikit nyeleneh memang judul yang saya buat untuk tread kali ini, "Setelah Katy Kini Vita" bukan maksud berganti pasangan hidup ya, tetapi tunggangan hidup eh kendaraan operasional yang digunakan untuk menuju kebun peninggalan Alm. Ayah tercinta.

Singkat cerita di bulan Agustus 2014 Si Katy julukan yang kami berikan untuk Katana GX yang sudah disiapkan untuk istri tercinta dijual melalui media koran lokal yang hanya dalam 1 Minggu tayang sudah dilirik penunggang barunya... Bye Katy....

Suzuki Katana GX Tahun 1993 (4x4)

Tanpa menunggu waktu lama, akhirnya Saya dan Istri kembali mengunjungi 1 Per 1 Showroom mobil di Balikpapan & Samarinda yang sekiranya menjajahkan Vita... Maksudnya Suzuki Vitara yang dirasakan dapat membantu Keluarga kami untuk berkendara nyaman dari Rumah ke Kebun yang +- berjarak 23 KM.

Tepat usaha pencarian selama 1 Bulan yang tak kunjung datang, tanpa sengaja atau memang rejekinya si Vita tersembunyi dibalik tongkrongan mobil-mobil yang ada di salah satu Showroom Balikpapan dengan kondisi standart. Tanpa babibu.... langsung disikat nich Suzuki Vitara Lansiran I Tahun 1992.

Suzuki Vitara GLX Tahun 1992 (4x4)

Dengan kondisi mobil yang ala kadarnya dirasa tidak akan mampu untuk dapat masuk ke Kebun di KM 23 dengan kondisi jalan yang Extrem... Itu dulu, klo sekarang jalannya dah mulus... Dengan menggunakan Mobil jenis Sedan saja sudah bisa masuk ke Kebun di KM 23. 

Kebun Karet KM 23

Seperti dengan mobil-mobil yang sudah ada, mobil ini langsung masuk ke bengkel Pak. Budi - DAM untuk dilakukan perbaikan sana-sini dan mendongkrak performance mesin serta meninggikan (lift kit) kaki-kaki yang diantaranya pemasangan  Bumper Modifikasi bagian depan dan belakang, mengganti Velg serta Ban dan tak lupa dilakukan perbaikan Interior untuk kenyamanan berkendaraan. 

Penggantian Kulit Jok, Plafond & Karpet Dasar

Bumper Depan & Protector Biji Depan

Bumper Belakang & Protector Tangki BBM

Untuk urusan mempercantik tampilan mesin Saya mempercayakan bengkel Om Anto - DAM yang masih satu Kelurahan dengan Saya agar pemandangan lusuh tidak tampak lagi pada si VITA.

Kondisi Mesin Yang Bersih & Kering

Lingkar Ban yang digunakan juga sudah mengalami pergantian sebanyak 1x yang awalnya menggunakan Ban Brigstone 235x75x15 dirasa kecil kini diperbesar menjadi 30x9.5x15 dengan menggunakan Ban Hankook Dynapro. 

Suzuki Vitara GLX Modifikasi Offroad

Lama modifikasi +- 9 bulan dari awal membeli tergantung kondisi kantong #rayu istri ah.... saat ini Suzuki Vitara Gen I ini sudah ditambahkan Side Bar dan High Mount Rack yang belum sempat dipasangkan.

Dalam hal kenyaman, berkendaraan bersama Keluarga dengan mengunakan Suzuki Vitara 4x4 Ini tidak usah diragukan lagi apabila dibandingkan dengan menggunakan Suzuki Katana yang bantingan suspensinya dirasakan terlalu keras, gambarannya macem naik kuda, tak diragukan lagi jelas Vita pasti lebih enak. eh...... Suzuki Vitara Yak.

Menginjak usia yang sudah dibilang tidak muda lagi, Suzuki Vitara 4x4 Tahun 1992 Ini dinilai masih bandel untuk diajak ke segala lokasi. Dengan harga pasaran Normal 60 Jt s/d 100 Jt tergantung pada kondisi kendaraan.

Kelar Suzuki Vitara dibangun jadi eh Istri kaga mau makai, alasanya ketinggian dan menyeramkan... Sekarang minta dicarikan MIUN untuk operasional harian ke Kantor... Sudah tahu kira-kira siapa MIUN!!!