Wednesday, November 18, 2020

Rapikan Jimny Katana 2001 Ex Pemkot Balikpapan

Kali ini saya akan menceritakan dokumentasi perbaikan Suzuki Katana 2001 Ex Pemkot Balikpapan yang saat ini menjadi kendaraan harian yang saya gunakan di Kota Balikpapan.


Suzuki Katana tahun 2001 ini saya peroleh dari rekan kerja saya di Samarinda yang kerjaan sampingannya jual beli mobil, tujuan pembelian kendaraan ini tadinya untuk mendukung transportasi menuju kebun di KM 23 Balikpapan ternyata malah jadi mobil hobi yang sekarang banyak diminati masyarakat.

Perubahan yang pertama kali saya lakukan yaitu mengganti atap mobil ini yang semula dengan model jenong menjadi model trepes menggunakan atap trepes original SGP. Berdasarkan pengalaman pada Suzuki Katana sebelumnya yang pernah di trepes juga dengan memotong bagian atap aslinya, hasilnya kurang memuasakan sehingga atap wajib diganti dengan atap original SGP yang sekarang banyak dijual. 

Modifikasi body biasanya akan saya lakukan belakangan setelah pemasangan doubel dan top overhaul / perapian bagian pada mesin, tapi kali ini saya mencoba peruntungan baru untuk mulai modifikasi karena SNI dan ISO nya susah di dapat, jadi pakai jurus terkahir Minta Maaf.☺

Setelah rubahan atap, hal kedua yang dilakukan adalah melakukan penggantian Velg dan Ban. Velg menggunakan HSR Type Tokyo Series dengan ukuran 16x55 dibalut Ban Brigstone ukuran 215x70 R16 beserta pemasangan Boster Rem untuk membantu pengereman kendaraan ini yang dinilai kurang pakem remnya. Hasilnya tampilannya cukup memuaskan menurut saya, ukuran Ban dan Velg nya sesuai dengan standartnya sehingga mobil tidak perlu ditinggikan.

Selanjutnya mempercantik tampilan kendaraan dengan memberikan warna bumper menjadi warna gun metal di bagian depan dan belakang. 

 

Project rahasia yang ngak boleh sampai ketahuan orang dirumah yaitu pemasangan doubel sukses disembunyikan +- 2 mingguan  tapi akhirnya ketahuan juga. Akhirnya Suzuki Katana ini berubah menjadi Jimny sesuai dengan buku panduan manual dimana Suzuki Katana untuk penggerak roda 4x2 sedangkan Suzuki Jimny penggerak roda 4x4. 

 

Di bagian interior kondisi material jok didapat sudah kurang baik / banyak robek di beberapa bagian membuat modifikasi beralanjut ke bagian perapian jok dengan mengganti lapisan jok menggunakan bahan MBtech dengan kombinasi dua warna hitam dan abu-abu.

Stir Original yang digunakan dinilai kurang nikmat untuk digunakan diganti dengan aftermarket stir copotan original JDM yang sedap dipandang dan dinilai cukup nyaman untuk digunakan. Pastinya akan menambah kepuasan tersendiri pada saat digunakan.

Adapun biaya yang timbul untuk melakukan perbaikan dan memodifikasi beberapa bagian di Suzuki Katana Jimny ini berbanding lurus dengan kepuasan yang didapatkan. Sebaiknya SNI dan ISO lebih baik di dapatkan terlebih dahulu dari pada menjalankan trik yang ketiga Minta Maaf. Semoga berkenan salam sukses untuk kita semua.

Thursday, July 19, 2018

Ganti Komponen Kaki Suzuki SX4

Awal bulan ini (Juli 2018) disaat sedang mencuci kendaraan, bagian shockbreaker depan kanan SX4 saya banyak didapati rembesan oli pada bagian batangnya, berdasarkan pengalaman dan artikel yang mengulas tentang kaki-kaki shockbreaker sebaiknya sudah harus dilakukan penggantian apabila shockbreaker telah terdapat rembesan oli.

Suzuki SX4
Wajar, dengan kondisi mobil yang sudah mencapai 80.000 KM lebih seharusnya komponen tersebut sudah dilakukan penggantian sebelum terjadi kebocoran. Banyak artikel yang menginfokan sebaiknya jarak tempuh kendaraan yang telah melampaui 40.000 KM lebih mempersiapkan penggantian  komponen shockbreakernya guna memperpanjang usia komponen pendukung lainnya seperti, link stabilizer / ball join / tie rod / lower arm yang cenderung akan cepat rusak bisa shockbreaker telat dilakukan penggantian.

Shockbrekaer Depan SX4
Pelbagai pilihan shockbreaker menjadi hal yang membuat saya pusing, mengapa!!! karena banyak anggapan bahwa umur shockbreaker sekarang tidak seindah dulu, harga mahal bukan jaminan seperti pada saat aki kendaraan sudah mulai mengalami penurunan kualitas diusia 1.5 Tahun pemakaian, melakukan charger kembali hanya akan membuat aki tersebut bertahan 1 s.d 3 Bulan kedepan yang berujung kita akan dibuat susah dengan tidak bisanya kendaraan kita dihidupkan pada saat moment tertentu.

Kenapa sich perlu diganti? Handing kendaraan akan sangat bergantung pada komponen tersebut, untuk pemakaian dalam kota saya rasa tidak akan begitu terasa perbedaanya, tapi bagi saya yang setiap minggu harus melalui perjalanan Balikpapan - Samarinda sebanyak 2 Trip PP kurang lebih 120 KM sekali jalan berarti 1 Minggu 480 KM, mengharuskan kondisi mobil dalam kondisi yang laik.

Shockbrekaer Depan Terpasang Merk IKYBI
Shockbreaker Belakang Terpasang Merk IKYBI
Dengan berbagai pertimbangan akhirnya, saya memutuskan untuk menganti komponen shockbreaker SX4 depan dan belakang dengan Merk IKYBI yang menurut saya, harga dan kualitas yang didapatkan tidak terlalu jauh berbeda dengan Merk sebelah yang harganya lebih mahal dari produk yang saya beli. Selain Shockbreker perangkat pengereman juga langsung saya ganti dengan produk di perusahaan yang sama yaitu BIRKENS.
Kampas Rem Depan & Belakang SX4
Ini bukan promosi produk dari IKYBI atau BIRKENS, tapi hanya produk mereka lah yang saya nilai memiliki kualitas baik dengan harga yang menurut saya sangat sangat bersahabat dengan dompet. Karena asumsi saya 2 s.d 3 Tahun kedepan komponen tersebut akan habis masa pemakaiannya dan secara tidak langsung memang kita harus mengeluarkan biaya kembali untuk melakukan penggantian. Komponen original tentu kinerjanya lebih baik, tapi secara biaya memprihatinkan buat saya.

Adapun biaya produk dan jasa yang perlu disiapkan untuk melakukan penggantian komponen kaki-kaki tersebut +- sebesar 3 Juta rupiah. Harga yang dikeluarkan akan berbanding dengan hasil yang didapatkan yaitu safety bagi pengendara itu sendiri.

Tuesday, February 20, 2018

Ganti Kompresor AC Suzuki X-Over / SX4

Suzuki X-Over 2009 merupakan salah satu mobil yang saya impikan disaat kendaraan tersebut melintas diantara kerumunan keramaian Kota Balikpapan dan Samarinda. Panjang ceritanya kenapa saya tertarik dengan mobil tersebut, mungkin karena salah satu warnanya mengingatkan saya pada sambal botol ABC (Orange kemerahan) yang menggoda, tinggal colek.
Suzuki X-Over / SX4 Tahun 2009
Kembali ke permasalahan yang sering dialami Suzuki X-Over / SX4 yaitu begitu seringnya kompresor mobil tersebut mengalami kondisi jebol / ngorok. Hal ini menurut hemat / pendapat saya (nyontek omongan om service AC) dikarenakan posisi kompresor AC yang terlalu dekat dengan intake manifold sehingga panasnya hubungan terlarang tersebut mengakibatkan salah satu alat pendukung penyejuk udara kendaraan tersebut rentan mengalami kerusakan atau yang biasa kita sebut jebol dengan mengeluarkan suara tidak nyaman / mendenging nyaring (ngorok istilahnya). Coba saja anda tidur dengan orang yang sukanya ngorok, dijamin tidur anda pasti tidak akan nyaman.

Perawatan Berkala Diperkukan Untuk Mengganti Filter AC (Dryer Filter Freon)
Pembahasan tentang ngorok kita sudahi sampai diparagraf ke dua saja, selain kompresor ada lagi salah satu alat pendukung yang rentan rusak karena panasnya mesin Suzuki X-Over / SX4 tersebut yaitu Fan AC yang letaknya persis didepan intake manifold (sedangkan kompresor berada disamping intake manifold) yang sering mati / meleleh macem es krim tanpa diketahui pemiliknya. Hal tersebut tentu mengakibatkan kerja kompresor semakin berat dan makin hot dimana panas tersebut bisa mengakibatkan multiflayer efek terhadap rusaknya beberapa kompenen pendukung AC di mobil kita. 

Fan AC Suzuki X-Over / SX4
Dua alat tersebut saling berkaitan dan berhubungan dalam mendukung kinerja komponen AC yang dimiliki Suzuki X-Over / SX4 diluar kemalasan kita untuk melakukan perawatan berkala terhadap kompenen pendukung penyejuk udara (AC) yang dimiliki mobil kita. Apabila kita rajin melakukan perawatan berkala, kemungkinan kompresor jebol atau Fan AC mati tetap akan terjadi sesuai umur part di kendaraan anda. Yang ini seriusan, karena terkadang umur komponen kendaraan kita tidak tahu pasti kapan akan mengalami kerusakan, perawatan berkala dibutuhkan untuk memperpanjang umur komponen tersebut.

Posisi Kompresor dan Fan AC Yang Letaknya Dekat Intake Manifold
Adapun kompresor AC Suzuki X-Over / SX4 original yaitu merk Matsushita / Panasonic Type Rotary klo tidak salah *mohon maaf apabila ada kesalahana penyebutan nama dan gelar. Apabila komponen tersebut rusak dan kita ingin mengganti komponen tersebut dengan original bawaan pabrik, maka kita harus mempersiapkan dana berkisar 5 s.d 6 Juta untuk membeli komponen tersebut diluar biaya pemasangan. Sehingga pilihan lainnya bisa menggunakan kompresor merk Seiko Seiki type rotary yang juga Plug & Play dengan harganya kisaran 2 s.d 3 Juta rupiah dengan performance mesin yang rasanya tidak mengalami perubahan, sesuai kondisi asli, karena sama-sama bertype rotary.

Kompresos Seiko Seiki (Kiri / Kinclong) dan Matsushita (Kanan / Butek) 
Pilihan lain bisa menggunakan kopresor merk Denso type piston milik Suzuki AVP dengan rubahan yang tidak terlalu banyak tapi dengan konsekuensi performace mesin menjadi sedikit lebih berat tarikannya apabila AC dinyalakan. Hal tersebut lumrah dikarenakan kompresor AC yang digunakan menggunakan type piston, tidak sama dengan rekomendasi pabrik yang menggunakan kompresor type rotary. Kenapa saya bilang berat, karena kondisi rubahan ini pernah saya lakukan di Suzuki Estilo 1000 CC dengan menggunakan kompresor Xenia 1000 CC merk Denso type piston. 

Bengkel AC Buana Agung Lestari di Balikpapan (Recomended)
Perbaikan pada kompresor rotary yang rusak / jebol tidak dapat dilakukan, sedangkan type piston masih dapat dilakukan dengan memperhatikan kerusakan yang dialami / masih ada komponen yang dapat dikanibal. Pilihan ada pada kita masing-masing pemilik Suzuki X-Over / SX4 untuk mengganti komponen tersebut apabila mengalami kerusakan, semoga apa yang saya sampaikan dapat menjadi refrensi pengguna Suzuki X-Over / SX4 dalam mengambil keputusan dalam mengganti kompresor AC nya yang rusak.

Tuesday, December 29, 2015

Kembali Lagi Pada Suzuki Vitara 4x4

Sedikit aneh apabila saya meninggalkan mobil yang dirasa paling nyaman pada saat dikendarai ke kebun. Setelah mobil kesayangan Suzuki Vitara Tahun 92 dijual dikarenakan adanya kebutuhan mendesak, kangen akan mobil Suzuki Vitara itu kembali menghantui tidur saya. *lebay...

Singkat kata singkat cerita dengan restu dan izin Istri tercinta bertemulah saya dengan Vitara 4x4 Tahun 93, macem ketemu wanita yang bodynya bohai tanpa basa basi langsung saja Saya pinang dengan dana tunai tentunya, agar segera dapat saya tunggangi. Yeah.... 

Suzuki Vitara 4x4 Tahun 93

Setelah mobil ditangan orang yang baik, langsunglah Vitara ini dibawa ke bengkel cat untuk mengeluarkan Aura Kasih Suzuki Vitara 4x4 yang dirasakan masih belum keluar *perlu digosok sepertinya nich mobil.

Dikarenakan auranya belum keluar, diperlukan perbaikan & peremajaan tampilan yang layak bagi penggunanya. Dimulai dengan perbaikan cat dengan membubuhkan warna grey sesuai dengan BPKB kendaraan ini. *Klo yang gambar dibawah di foxy yak.

Proses Foxy

Dibarengi dengan perbaikan becked, penggantian karpet dasar, plafond dan doortrim agar terasa nyaman kembali saat pengendara & penumpang nyaman mengendarai kendaraan ini.


Desain Interior Dalam

Setelah dilakukan perbaikan interior bagian dalam, dilakukan juga perbaikan terhadap komponen pendingin mobil yang mengalami kerusakan berupa kompresor jebol (dibilang penjualnya sich masih bagus, cuman kurang freon doank). 

Kondisi Ruang Mesin VES Gen 1

Penggantian Velg dan Penambahan Cover untuk gardan depan dan tangki BBM mutlak dilakukan agar tampilannya menjadi macho. Dana yang dikeluarkan tentunya tidak sedikit agar kepuasan hati dapat terobati. *Ndak Sadar ATM Jebol... Maaf Ya Mamah Noel Yang Ngedumel Mulu

Cover Tangki BBM

Kurang lebih dua bulan perbaikan kendaraan ini dilakukan baik untuk performa maupun untuk memperkokoh kaki-kaki. Banyak pelajaran yang diambil dari membangun kendaraan ini sampai akhirnya saat kendaraan selesai dan siap untuk digunakan dihadapkan dengan pilihan antara menjual atau tetap memakainya.

Suzuki Vitara Gen 1 4x4 Tahun 1993

Wednesday, July 15, 2015

Modifikasi Kompresor AC Suzuki Karimun New Estilo

Sabtu siang di awal bulan Juli 2015 terjadi masalah pada kompresor AC Suzuki Karimun New Estilo milik Istri yang mengeluarkan bunyi tidak sedap... Ngorok istilah para punggawa bengkel AC.

Singkat cerita keliling Balikpapan ternyata komresor AC yang dibutuhkan memerlukan waktu indent untuk dikirim dari jakarta kurang lebih 3 s.d 5 hari kerja. Hal yang tidak menyenangkan apabila harus indent padahal kendaraan digunakan untuk operasional harian, tanpa AC di siang hari di kota yang berada tidak jauh dari Garis Katulistiwa rasanya gimana gitu....

Senin subuh dengan pertimbangan sekalian ngantor saya coba ke Samarinda untuk melakukan reparasi di kota ini, ternyata hal yang sama terjadi di kota ini, kompresor musti indent dan disarankan oleh bengkel rekanan AC BERES Suzuki  untuk mengganti kompresor yang tadinya menggunakan mekanisme rotary menjadi metode piston dengan menggunakan Kompresor AC Xenia 1000 CC dengan biaya yang jauh lebih murah dari kompresor original yang gampang sekali kembali rusak.

Teknisi Melepas Kompresor Original

Kompresor Original

Mau tidak mau dan suka tidak suka akhirnya Kompresor AC nich mobil di modifikasi pada Bengkel Sentosa Teknik AC Samarinda dengan biaya yang dibutuhkan +- 4 Juta (Kompresor, Bracket & Jasa Membersihkan Komponen AC).

Bracket & Pulley Escudo

Apabila kita menggunakan Kompresor Xenia 1000 CC, komponen tambahan yang dibutukan yaitu bracket, fan belt dan mengganti pulley original dengan menggunakan pulley Suzuki Escudo hal ini dikarenakan pulley Xenia tidak berulir. Sedangkan untuk hose tidak perlu dilakukan penggantian.

Kompresor Xenia 1000 CC Terpasang

Dengan digunakannya Kompresor Xenia 1000 CC, AC tetap terasa sejuk dan sendatan yang terjadi pada saat AC menyala dan delay dirasakan tidak terasa (Kemungkinan Karena Pulley di Kompresor Lebih Besar / Pengaruh Kompresor dengan Menggunakan Piston), pada saat berkendaraan dengan AC On, mobil dirasakan menjadi sedikit lebih berat  & tarikannya berbeda dengan menggunakan kompresor tipe rotary. Untuk konsumsi BBM belum dilakukan pengetesan karena baru saja dilakukan penggantian. (Akan Ditambahkan Ulasannya)

Untuk daerah yang kesulitan spare part Suzuki dan gampang spare part Mobil Sejuta Umat tidak ada salahnya untuk mencoba memodifikasi kompresor AC Nya apabila mengalami kerusakan dengan dikerjakan oleh teknisi yang ahli dibidangnya.